Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Catatan Ngaji di Majelis Taklim Sabilu Taubah yang Diasuh Gus Iqdam, 17 Juli 2023

Catatan Ngaji di Majelis Taklim Sabilu Taubah yang Diasuh Gus Iqdam, 17 Juli 2023
Bicara Blitar--
Pengasuh Majelis Taklim Sabilu Taubah, Pondok Pesantren Mamba'ul Hikam II, Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam, tetap istikamah dalam menjaga kegiatan ngaji rutinan setiap malam Selasa.

Gus Iqdam yang juga Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kabupaten Blitar ini menyampaikan sejumlah poin penting.

Seperti poin penting, apabila diri kita berkumpul dengan berbagai jenis orang dari berbagai latar belakang, berikut gambarannya:

1. Berkumpul dengan orang kaya

Berkumpul dengan orang kaya tidak selamanya baik. Soalnya apabila terlalu sering dapat menimbulkan rasa cinta terhadap duniawi yang berlebihan.

Dengan begitu bakal memberikan rasa iri dan tidak memiliki rasa syukur kepada sang pencipta. Jadi, jangan terlalu sering saat berkumpul dengan orang kaya.

2. Berkumpul dengan orang fakir

Berbeda dengan berkumpul bersama orang kaya, saat kita berkumpul dengan orang fakir maka kita akan diberikan rasa syukur. Sebab kita melihat orang yang kondisinya berada di bawah.

3. Berkumpul bersama pejabat dan penguasa

Berkumpul dengan pejabat kadang memberikan kesan kebanggaan tersendiri bagi seseorang. Terlebih apabila memiliki hubungan yang sangat dekat sekali.

Namun terus-terusan berkumpul dengan pejabat juga tidak baik, karena hanya akan menumbuhkan rasa sombong dan hati yang semakin keras.

4. Berkumpul dengan perempuan

Gus Iqdam juga memeringatkan apabila orang laki-laki terlalu sering berinteraksi dengan perempuan, maka akan bertambah kebodohan dan syahwatnya. Kecuali dengan istrinya.

Maka, jangan terlalu sering-sering berkumpul dengan perempuan. Untung-untung tidak usab dilakukan lagi.

5. Berkumpul dengan anak kecil 

Terlalu sering berkumpul dengan anak kecil juga tidak baik, karena tidak akan memambah rasa kedewasaan.

Misalnya, sudah tua tapi berkumpul bersama anak-anak muda untuk bermain layang-layang.

6. Berkumpul dengan ahli fasik, yang meremehkan sesuatu saat melakukan dosa kecil 

Berkumpul dengan orang fasik juga tidam baik. Kalau perlu ditinggalkan saja, soalnya beresiko besar.

Berkumpul dengan orang fasik bisa menjadikan kita berani menerjang dosa dan menunda-nunda taubat.

7. Orang-orang sholeh

Berkumpul dengan orang sholeh adalah kebiasaan yang dianjurkan. Karena bisa menambah ketakwaan kepada Allah SWT.

Kemudian saat berkumpul bersama yang dibicarakan adalah selalu bagaimana berbuat kebaikan terhadap sesama dan kepada Allah SWT.

8. Berkumpul bersama ulama

Selain berkumpul dengan orang sholeh, berkumpul dengan ulama juga sangat dianjurkan. Karena bisa menambah ilmu dan menambah amal perbuatan.